|
||||
Tiga kali juara dunia catur, Zhansaya Abdumalik, telah menjadi Master
Internasional. Gadis ambisius memenangkan kejuaraan dunia, yang diselenggarakan di Polandia, untuk ketiga kalinya. Dia baru saja memenangkan sebuah turnamen internasional di Indonesia, antara anak perempuan di bawah 20 tahun juga, yang memungkinkannya untuk mendapatkan gelar Master Internasional dan meningkatkan peringkatnya.
Kazakhstan Putri catur bisa masuk ke Guinness Book of Records sebagai Master termuda, dan mengalahkan rekor sebelumnya yang dari Mesir yang telah menjadi master internasional pada usia 11 tahun 7 bulan. Zhansaya memiliki dua bulan di depannya.
Universitas Kazakhstan-Inggris Teknis diberikan sebelas tahun, dengan sampel sekolah yang menyediakan Zhansaya akan dapat belajar di KBTU setelah sekolah. Universitas juga akan mensponsori turnamen catur perjalanan pemain. Zhansaya mimpi menjadi Grandmaster pada usia dua belas. Dia akan segera kembali ke Academy Catur di Singapura, di mana ia menerima subsidi tahunan pelatihan, dan pada bulan November akan mengambil bagian dalam Kejuaraan Catur Dunia Remaja di Brazil.


Pada usia 13 tahun, dia sudah mencatatkan diri sebagai grand master catur termuda ketiga dalam sejarah. Beberapa pecatur top dunia sudah dia tumbangkan. Dan pada tanggal 1 Januari 2010 kemarin, Magnus 


Komentar Terakhir