Robert James “Bobby” Fischer (lahir di Chicago, Illinois, Amerika Serikat, 9 Maret 1943 – meninggal di Reykjavik, Islandia, 18 Januari 2008 pada umur 64 tahun) adalah pemain catur kelahiran Amerika Serikat yang pada akhir hayat bertempat tinggal dan menjadi warga negara Islandia. Ia adalah satu-satunya pecatur kelahiran AS yang pernah menjadi Juara Catur Dunia (1972-1975). Fischer juga dikenal karena sentimen anti-Amerikanya, anti-imperialisme, dan anti-Semitisme, meskipun ia sendiri beretnis Yahudi.
Lanjutkan membaca ‘Bobby Fischer’
Arsip dari penulis : Nurta
Bobby Fischer
Problem Catur 8
Maaf para pemirsa catur, akhir-akhir ini blog ini jarang di update karna ada sedikit kesibukan. Untuk itu untuk menggairahkan kembali blog ini maka saya mengajak pemirsa catur untuk rame-rame memecahkan problem di bawah ![]()
Kembali Raja Hitam mati dalam 3 langkah, hayooo siapa yg tahaaan!!

MI Tirta Chandra Purnama mempertahankan gelar juara mahasiswa 2009 setelah mengukir angka sempurna 9 poin dari sembilan babak Kejuaraan Nasional Catur Mahasiswa ke-2 di Auditorium Gedung Depdiknas, Senayan Jakarta. Pada dua babak terakhir Rabu (24/6) Tirta berturut-turut mengalahkan Bharata Surya Dharma (UMRAH) dan Suharto Joyo (UGM). Tirta memboyong Piala Tetap Mendiknas dan hadiah uang 7,5 juta rupiah.
Keluar sebagai runner-up di nomor perorangan putra ini MN Ricky Rismanto (STAI Yapata Bogor) 7,5 poin dan meraup hadiah 4 juta; urutan tiga hingga enam sama-sama merebut 7 poin adalah MN Iwan Prihastomo (Widya Mataram Yogya) yang mendapat hadiah uang 3 juta; MN Aris Hariyanto (Wiralodra Indramayu) dan Roy Charles Marpaung keduanya sama memperoleh hadiah uang 2 juta; lalu Ekanata Dharma (Udayana Bali) mendapat hadiah 1 juta rupiah.
Lanjutkan membaca ‘Tirta Chandra Purnama Juarai Kejurnas Antar Mahasiswa’
Kejuaraan Nasional Catur Mahasiswa sebentar lagi digelar di Auditorium Gedung D Lantai 2, DITJEN DIKTI, Depdiknas Jl. Jend. Soedirman Pintu I, Senayan Jakarta, 20-24 Juni 2009. Sudah lebih dari 200an mahasiswa/i dari lebih lima puluh perguruan tinggi dari ujung Sumatera Utara sana hingga kota Makassar di sebelah Timur Indonesia telah mendaftarkan diri.
Para pecatur terbaik Indonesia seperti GMW Irene Kharisma Sukandar yang baru lulus SMA dan masuk Universitas Gunadarma (Jakarta) sudah menyatakan diri ambil bagian. Juara bertahan di perorangan putra MI Tirta Chandra Purnama dari STIE Indonesia (Jakarta) juga memastikan diri akan mempertahankan gelarnya. Bahkan dalam acara konperensi pers hari ini Rabu 17 Juni 2009 Tirta Chandra mau melakukan eksebisi catur buta (main tanpa melihat papan) melawan wartawan penggemar catur yang hadir!
Lanjutkan membaca ‘Kejurnas Catur Antar Mahasiswa 2009′
Medina Terus Cetak Kemenangan
Pecatur putri Indonesia WCM Medina Warda Aulia, 12, terus mencetak kemenangan demi kemenangan pada Kejuaraan Catur Kelompok Umur ASEAN ke-10 yang berlangsung di Hotel Huong Giang, Hue City, Vietnam. Pada babak keenam Rabu (10/6) Medina menaklukkan unggulan kedua yang juga saingan utamanya, Nur Nabila Azman Hisham dari Malaysia.
Itu merupakan kemenangan keenam berturut-turut setelah pada babak kelima Selasa (9/6)malam Medina juga menang atas Mira Mirano (PHI). Kini dengan 6 VP Medina memimpin sendirian kelompok umur (KU) 12 tahun putri meninggalkan saingan terdekatnya sampai dua angka! Di bawahnya ada empat pemain dengan 4 VP, yaitu Mira Mirano (PHI), WCM Dao Thi Lan Anh (VIE), Nur Nabila Azman Hisham (MAS) dan Nguyen Thi Viet Ha (VIE). Nama yang terakhir ini lawan Medina pada babak ketujuh.
Apa yang diperlihatkan Medina selama enam babak ini memang luar biasa, menyapu bersih semua lawannya, padahal tingkat kemampuan mereka beda tipis saja. Medina unggul dari segi kestabilan dan pemahaman pada tahap pembukaan, permainan tengah maupun permainan akhir. Upaya Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) mencetak lagi pecatur berkelas dunia mulai memperlihatkan tanda-tanda yang menggembirakan melalui penampilan Medina pada ajang ASEAN Age Group yang sudah terkenal ketat dan selama ini selalu didominasi oleh para pecatur Vietnam itu.
Pecatur Indonesia lainnya yang masih berpeluang meraih medali adalah Dita Karenza di KU10 putri. Dita menang dari pecatur Singapura Neha Shankar pada babak kelima, sayang pada babak keenam Dita kalah dari pecatur Malaysia Nur Najiha Hisham yang merupakan adik kandung dari Nur Nabila yang dikalahkan Medina. Namun dengan 4 VP, Dita hanya tertinggal satu angka dari pimpinan klasemen sementara Nur Najiha Hisham (MAS) dan Nguyen Thanh Thuy Tien (VIE) yang sama-sama sudah membukukan 5 VP.
Lanjutkan membaca ‘Medina Juarai ASEAN Age Group Chess Championship Vietnam’




Komentar Terakhir