Posts Tagged ‘indonesia

20
Jun
09

Kejurnas Catur Antar Mahasiswa 2009

Irene Kharisma Kejuaraan Nasional Catur Mahasiswa sebentar lagi digelar di Auditorium Gedung D Lantai 2, DITJEN DIKTI, Depdiknas Jl. Jend. Soedirman Pintu I, Senayan Jakarta, 20-24 Juni 2009. Sudah lebih dari 200an mahasiswa/i dari lebih lima puluh perguruan tinggi dari ujung Sumatera Utara sana hingga kota Makassar di sebelah Timur Indonesia telah mendaftarkan diri.

Para pecatur terbaik Indonesia seperti GMW Irene Kharisma Sukandar yang baru lulus SMA dan masuk Universitas Gunadarma (Jakarta) sudah menyatakan diri ambil bagian. Juara bertahan di perorangan putra MI Tirta Chandra Purnama dari STIE Indonesia (Jakarta) juga memastikan diri akan mempertahankan gelarnya. Bahkan dalam acara konperensi pers hari ini Rabu 17 Juni 2009 Tirta Chandra mau melakukan eksebisi catur buta (main tanpa melihat papan) melawan wartawan penggemar catur yang hadir!
Lanjutkan membaca ‘Kejurnas Catur Antar Mahasiswa 2009’

28
Apr
09

Susanto Megaranto

susanto megaranto“Kalau tidak karena Sekolah Catur Utut Adianto, dia ngangon di sawah Mas. Sekarang dia bisa naik pesawat ke luar negeri. Bertanding ke negara orang, inilah keuntungan yang dia peroleh dari bakat catur yang dia miliki.”

KALIMAT tersebut muncul dari mulut anggota DPRD Tingkat II Indramayu, Gufroni, lima tahun lalu. Ketika itu Gufroni ikut rombongan pecatur Indonesia ke Kejuaraan Catur Brunei Darussalam. “Saya pun kalau tidak karena dia mungkin belum pernah pergi ke luar negeri,” kata Gufroni.

Gufroni ikut mendampingi Susanto sebagai ofisial dari Indramayu. Sebagai pembinanya, Gufroni turut mencarikan dana untuk membantu biaya keberangkatan Susanto dan mendampinginya ke Bandar Seri Begawan, ibu kota Brunei. Tahun itu juga Gufroni ikut ke Kejuaraan Dunia di Oropesa del Mar, Spanyol.

Susanto kecil lahir dari keluarga kurang mampu di Desa Tempel, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, 8 Oktober 1987. Ketika berumur tujuh tahun dia berkenalan dengan catur karena melihat tetangganya main catur.

“Begitu melihat saya berminat main catur, saya langsung diajari bapak di rumah. Lima bulan kemudian saya dibawa ke Pengcab Percasi Indramayu dan main dengan pecatur di sana. Melihat kemampuan saya, pengurus Pengcab memasukkan saya ke tim Indramayu untuk Kejurda Jabar di Cianjur,” tutur Susanto mengenang.
Lanjutkan membaca ‘Susanto Megaranto’

17
Des
08

Irene Kharisma Grand Master Wanita Pertama Di Indonesia

irene-kharismaPecatur putri nomor satu Indonesia, Irene Kharisma Sukandar, dipastikan menyandang gelar Grand Master Wanita (GMW) dan menjadi GMW pertama Indonesia, menyusul pemberian sertifikat norma GMW ketiga untuk Irene yang diserahkan oleh Presiden Konfederasi Catur ASEAN Ignatius Leong saat dia bertanding di Singapura Terbuka pada 9-14 Desember 2008.

“Irene memastikan meraih norma GMW ketiganya setelah dia menyelesaikan Olimpiade Catur di Dresden, Jerman baru-baru ini,” demikian menurut Humas PB Percasi Kristianus Liem, Rabu.

Saat itu Sabtu 13 Desember 2008, Singapura Terbuka sudah memasuki babak kedelapan, Irene, yang gelisah karena tawaran remisnya ditolak Yang Kaiqi (rating 2429) dari China, tengah berjalan menuju kamar kecil. Dan secara kebetulan berpapasan dengan Presiden Asosiasi Catur ASEAN Ignatius Leong yang langsung menahannya dan memberikan sertifikat yang diidam-idamkannya itu.

“Ah, yang benar, seriuskah ini?” kata Irene kepada Ignatius Leong. “Sebab sudah dihitung tempo hari rata-rata ratingnya kurang sedikit dari persyaratan,” jelas Irene polos.

“Kamu lihat saja sertifikat tersebut, siapa saja yang menandatanganinya? Perhatikan pula keaslian stempelnya. Kok bukannya senang malah meragukan?” ujar Leong.

Sementara itu, kapten tim putri Indonesia untuk Olimpiade Dresden 2008 MF Sebastian Simanjuntak ketika dihubungi menyebutkan, rating rata-rata lawan Irene masih kurang tujuh poin dari persyaratan minimal.

“Tapi ketika saya tanyakan ke Leong, beliau bilang biarlah itu tanggung jawab para wasit yang menghitung. Yang penting tanda tangan dan stempelnya asli,” kata Sebastian yang juga main pada Singapura Terbuka dan Kuala Lumpur Terbuka.

“Sebagai wasit ketua Olimpiade Catur Dresden, tugas saya menandatangani seluruh sertifikat norma gelar yang disodorkan seluruh tim wasit yang bertugas di sana. Saya tidak merasa perlu mengecek ulang penghitungan maupun aturan mana yang mereka pergunakan. Saya percaya mereka semua memang sudah memiliki kualifikasi untuk itu?” kata Ignatius Leong yang juga Sekjen FIDE itu ketika dihubungi.

29
Nov
08

Armenia raih emas di Olimpiade Catur ke 38th

Negara Armenia berhasil meraih emas di olimpiade catur 38th setelah pada babak 11 terakhir mengalahkan China dengan skor 2.5:1.5 yang diselenggarakan di Dresden, Jerman. Peringkat ke 2 ditempati oleh Israel. Olimpiade catur yang di ikuti oleh 152 negara ini, di wakili oleh pecatur handal dari masing-masing negara. Sebut saja Tim Rusia yang di motori oleh Vladimir Kramnik (2772), Svidler Peter (2727), Grischuk Alexander (2719), dan Jakovenko Dmitry (2737). Sedangkan sang peraih emas Armenia di perkuat oleh Levon Aronian (2757), Vladimir Akopian (2679), Gabriel Sargissian (2642), dan Tigran L Petrosian (2629).

Pada bagian putri, Georgia berhasil meraih emas setelah mengalahkan Serbia dengan skor 3:1 tempat ke 2 di duduki oleh Ukraina yg seharusnya lebih memiliki peluang untuk mendapatkan medali emas di luar dugaan di kalahkan oleh USA dengan skor 3.5:0.5. Tim kebanggaan kita Indonesia Putra yg diperkuat oleh GM Susanto Megaranto tidak masuk peringkat 100 besar hanya Tim indonesia Putri yg di motori oleh IMW Irene Kharisma berhasil menduduki peringkat 42.

02
Nov
08

Top 10 Elo Rating Pecatur Indonesia