Posts Tagged ‘juara dunia

25
Nov
08

Berakhirnya Era Dominasi Catur Rusia

Ketika berpikir tentang catur, masyarakat umum biasanya selalu berpikir tentang Rusia. Tetapi pecatur top dunia kini sudah menyebar rata: juara dunia catur sekarang berasal dari India, sedangkan juara catur dunia yunior sekarang berasal dari Mesir. Memang, sejak tahun 1991, para guru catur dan pecatur Rusia mulai berdiaspora ke seluruh pelosok dunia, tanpa menghiraukan bagaimana dan di mana permainan catur itu berlangsung.

Kecuali selama tiga tahun, antara tahun 1948-2000 pecatur Rusia selalu mendominasi gelar di Kejuaraan Dunia Catur. Pengecualian hanya terjadi pada tahun 1972 ketika pecatur Amerika Serikat (AS), Bobby Fischer –yang meninggal di bulan januari lalu di Islandia pada usia 64 tahun—merampas gelar juara dunia dari Boris Spassky.

Saat kemenangan itu dirayakan sebagai sebuah perubahan dominasi kultural di era Perang dingin, Fischer terus berada di puncak, sampai ia menolak mempertahankan gelarnya tahun 1975. Maka, setelah tiga tahun gelar juara dunia kembali ke pecatur Rusia Anatoly Karpov. Dominasi Rusia kemudian terus berlangsung hingga akhir abad 20.

Kemenangan panjang dan berturut-turut itu barangkali tak terlalu mengherankan. Bagi negara Uni Sovyet, catur identik dengan politik.

“Uni Sovyet memang bertujuan mendominasi catur dunia,” kata sejarawan plus guru catur yang tinggal di New York, Christopher Maksymowicz. “Tekad itu diumumkan sejak masa Joseph Stalin. Alasannya, hal itu merupakan wujud superioritas Uni Sovyet atas Barat yang mewakili sistem kapitalisme.”

Tak mengherankan bila akademi-akademi catur kemudian tumbuh subur di Uni Sovyet, sehingga ada jaminan pada usia muda seorang pecatur sudah menjadi pemain andal. Sumber daya negara Uni Sovyet dimobilisasi besar-besaran guna mendukung juara dunia catur seperti Mikhail Botvinnik, Tigran Petrosian, dan Garry Kasparov. “Jika anda seorang pecatur handal, anda tak perlu hidup seperti rakyat biasa,” kata Maksymowicz.

Namun, berakhirnya era Perang Dingin berdampak juga pada dominasi catur Uni Sovyet yang disponsori negara. Sejak tahun 1990-an, dana subsidi akademi catur mulai distop, akademi catur juga banyak yang ditutup.

“Perubahan politik di Rusia memiliki dampak begitu luas pada permainan catur. Banyak pecatur berbakat dan ahli catur kemudian memutuskan pindah ke seluruh pelosok dunia pada tahun-tahun itu,” kata Bill Hall, Direktur Federasi Catur AS.

“Mereka memang tak bermaksud jadi terkenal di negara macam Afrika dan India. Tapi inilah saat yang tepat untuk bermain dan belajar bersama mereka. “

Diaspora pecatur itu kemudian memiliki dampak pada dominasi catur Rusia di tingkat dunia.

viswanathan_anand_biography.jpgJuara dunia catur sekarang misalnya, Viswanathan Anand, adalah seorang penduduk asli India. Ia berhasil mengalahkan juara sebelumnya Alexander Khalifman pada tahun 2000. Namun tak lama kemudian gelar itu copot lagi. Anand baru erhasil meraih gelar yang dulu ia rebut itu pada 2007 saat ia berhasil mengalahkan Vladimir Kramnik. Pecatur India lainnya, Krishnan Sasikiran, sekarang tercatat di posisi ke-39 dalam daftar peringkat Federasi Catur Dunia (FIDE).

“Bagi standar pecatur non-Rusia, India sudah sangat bagus,” kata Anand seperti dikutip Financial Times edisi Januari.

Oleh karenanya, India memang harus berterimakasih pada Anand. Berkat Anand India sekarang memiliki kesempatan di catur dunia. Arvind Aaron dari Federasi Catur Seluruh India mengungkapkan saat Anand berhasil menyabet juara dunia pertamanya bulan Desember 2000 di Teheran Iran, catur “tidak masuk hitungan” sebagai rencana pengembangan olahraga di India.

“Pada musim panas 2001, akademi catur mulai bermunculan. Turnamen bagi pecatur muda juga digelar. Semua ini mendapat sambutan luar biasa dari seluruh India,” kata Aaron. “Ini berkat kemenangan Anand.”

Dominasi Rusia juga terputus di tingkat yunior. Pada tahun 2007, pecatur Mesir berusia 19 tahun, Ahmed Adly, menjadi warga Afrika pertama yang memenangkan gelar Juara Dunia Catur Yunior.

“Catur tidak populer di Mesir. Tugas utama saya sebagai juara dunia adalah menolong bangsa saya memahami keindahan catur,” kata Adly ke ChessBase News. “Impian saya sekarang adalah memopulerkan catur di Mesir.”

Beberapa tahun terakhir, China juga menghasilkan beberapa pecatur muda berbakat. Ang Yue, pemain paling top di China sekarang, memperoleh gelar Grandmaster (GM) saat usia 17 tahun. Sekarang pada usia 21 tahun, ia menempati peringkat 25 FIDE.

Pecatur muda China lainnya Wang Hao (19) kini juga tengah menapak. Ia sudah memperoleh gelar master internasional (MI), satu langkah menuju gelar GM. Hao kini tercatat di peringkat tiga pecatur yunior dunia.

Sama seperti halnya Sovyet, China kini mengadopsi pendekatan politik untuk mengembangkan bakat-bakat pecatur. Tak heran bila China kini keranjingan menjadi sponsor turnamen catur, termasuk mendatangkan grandmaster Rusia serta menyediakan hadiah uang cukup besar. Ini dilakukan China sebagai jalan pintas agar pecatur-pecatur belianya mendapat pengalaman di tingkat internasional.

Pendeknya, kekuatan catur dunia kini sudah mulai tersebar. Namun demikian Rusia masih menjadi acuan, jika tak mau dibilang masih sebagai pusat catur dunia.

Buktinya, delapan orang dari 10 pecatur top dunia menurut rangking FIDE masih datang dari bekas negara Uni Sovyet. Mayoritas peringkat 100 pecatur dunia juga masih didominasi nama-nama Rusia, meski kini tak lagi otomatis mereka berwarganegara Rusia.
Gata Kamsky, pemain catur top AS, misalnya, adalah penduduk asli Siberia, Rusia. Grandmaster Spanyol Alexei Shirov, peringkat ke-7 dunia, lahir di Latvia, bekas wilayah Uni Sovyet.

“Maka, jangan kita lupakan bahwa Rusia masih mendominasi catur,” kata Aaron.

Migrasi pemain top Rusia selama tahun 1990 hingga awal 2000, secara tak sengaja turut mendorong perangkat yang memberi sumbangan bagi peta baru persaingan catur dunia: penggunaan perangkat lunak catur di komputer-komputer pribadi.

“Mesin catur” dengan nama seperti Fritz dan Rybka membuat para pengguna komputer pribadi belajar cepat tentang pembukaan, menganalisa kompleksitas posisi bidak, dan melatih pilihan strategi dalam catur cepat. Namun demikian, dampak positif dari program ini tak akan terasakan langsung tanpa diaspora atau penyebaran pecatur Rusia baru ke berbagai pojok dunia.

“Data komputer memiliki pengaruh besar. Anda sekarang bisa belajar tentang pembukaan baru dan mengalisa permainan. Program komputer ini dapat mengurangi kesalahan yang Anda buat,” kata Hall. “Teknologi ini bisa digunakan oleh siapa saja. Tergantung pada tingkat permainan yang Anda inginkan.”

“Inilah sebabnya mengapa sekarang bisa lahir seorang pecatur grandmaster dalam usia 12 tahun. Bobby Fischer sendiri baru mencapai gelar itu pada umur 15,” kata Maksymowicz. “Program Fritz untuk catur sama seperti halnya NASCAR bagi pengemar balapan.”

Agaknya, cepat atau lambat, ketika dunia berpikir tentang catur, mereka juga akan berpikir tentang India atau China sebelum berpikir tentang Rusia. Dan, barangkali mereka juga akan memikirkan Fritz…

In Chess We Trust

18
Nov
08

Viswanathan Anand

viswanathan-anandViswanathan Anand (bahasa Tamil: விச்வநாதன் ஆனந்த்) (IPA: ʋiɕ’ʋəˌnɑˌt̪ʰən ɑnˌənd̪) (lahir di Madras, India, 11 Desember 1969; umur 38 tahun) adalah grandmaster catur India dan juara dunia saat ini. Ia adalah satu dari empat pemain dalam sejarah yang memiliki FIDE rating lebih dari 2800. Pada daftar Elo rating FIDE April 2007, Anand menduduki peringkat pertama untuk pertama kalinya. Ia adalah orang keenam yang mencapai peringkat satu sejak daftar ini dimulai pada tahun 1970, kelima orang lainnya adalah Fischer, Karpov, Kasparov, Kramnik, dan Topalov. Viswanathan Anand menjadi juara dunia catur pada 29 September 2007, setelah memenangi kejuaraan dunia catur di Ciudad de México. Anand mengakhiri turnamen ini dengan angka 9/14, tanpa kalah sekalipun. Begitupun juga pada beberapa minggu yang lalu, ia mempertahankan gelar juara dunianya setelah mengalahkan pecatur no. 1 rusia Vladimir Kramnik yang juga mantan juara dunia sebeluimnya.

Anand menjadi juara nasional kelas sub-junior di India dengan angkat 9/9 pada 1983 dalam usia 14 tahun. Ia menjadi orang India termuda yang meraih gelar International Master dalam usia 15. Pada usia 16 tahun, ia menjadi juara nasional. Pada 1987, ia menjadi orang India pertama yang memenangkan kejuaraan dunia catur junior. Pada 1988, dalam usia 18, ia menjadi Grandmaster pertama dari India.

Anand memenangi Chess Oscar pada 1997, 1998, 2003, dan 2004, menjadi orang non-Rusia ketiga, setelah Bent Larsen dari Denmark dan Bobby Fischer dari AS yang memenangkan penghargaan tersebut. Chess Oscar adalah penghargaan yang diberikan kepada pemain terbaik setahun menurut poll ahli catur sedunia oleh majalah catur 64.

wikipedia

15
Nov
08

Garry Kasparov Video’s

15
Nov
08

Ruslan Ponomariov: Mungkin saya bisa juara dunia juga lebih awal

ponomariovPercakapan ini keluar dari Ruslan Ponomariov ketika dia duduk di sebuah café dekat rumahnya di Poznyak, Kiev saat wawancara dengan GM Dmitry Komarov untuk sebuah majalah Sobytiya. Ponomariov juga mengatakan, orang-orang banyak juga terima dari saya, dan saya lakukan pada kehidupan terbaik saya untuk status baru ini. Tetapi itu juga tidak mudah.

Hari ini, catur bukan hanya kepunyaan seorang pecatur yang didominasikan, ketika dia juara dunia, sebagai contoh kasus didalam kesehari-harian dari Karpov ataupun Kasparov. Bahkan detail paling kecil sangatlah penting, dan jika ada sesuatu yang salah, sainganmu akan menerkammu. Ya, sekarang ini saya didalam bayangan kecil, tetapi catur adalah profesi saya. Saya akan kerja seluruhnya di catur. Setelah semuanya, kamu tahu dirimu sendiri jika kamu tidak berlatih dan tetap kamu yang terbaik, kamu tidak bisa menerima apa saja.

Ruslan Ponomariov lahir pada 11 oktober 1983 di Ukraina. Di usia 14 tahun dia pernah menjadi pecatur muda waktu diberikan penghargaan titel Grandmaster. Di tahun 2002, di usia 18 tahun, dia mengalahkan teman senegaranya Vassily Ivanchuk untuk memenangkan Kejuaraaan Dunia FIDE.

Sumber: chessbase
Oleh: Indochess

14
Nov
08

Vladimir Kramnik: “Jalan panjang menuju puncak”

vladimir-kramnikAkhir-akhir ini dia memang lebih banyak menelan kekalahan dari Vishy Anand. Terakhir Kramnik kalah dalam Kejuaraan Dunia Catur dengan selisih 2 poin,  akhir Oktober lalu. Namun, hingga saat ini, Vladimir Kramnik telah tiga kali memenangkan Kejuaraan Catur Dunia. Dan, sampai sekarang, namanya masih berada di lingkaran puncak pecatur elit dunia selama  satu dekade terakhir.

Guna menguak rahasia suksesnya, ChessBase baru saja meluncurkan DVD berjudul “Vladimir Kramnik: My Path to the Top.” Video itu berdurasi enam jam dan dituturkan  langsung oleh Kramnik.

Terlahir tahun 1975 di Tuapse, Laut Hitam, Vladimir Kramnik memulai debutnya di sekolah catur Botvinnik-Kasparov, Rusia. Saat usia 16 tahun, Kramnik sudah masuk Tim Olimpiade Catur Rusia dan mencetak angka 8,5 dari 9 poin maksimal. Hasil itu  merupakan nilai terbaik selama Olimpiade tersebut.

Pada tahun 2000, Kramnik berlaga melawan seorang legenda catur, Garry Kasparov. Nyatanya Kramnik berhasil menggulingkan Kasparov. Kemenangan itu membuatnya berhasil menyabet gelar juara dunia catur untuk kali pertama.

Gelar juara dunia juga berhasil dia raih lagi tahun 2004 setelah mengalahkan Peter Leko. Pada tahun 2006, Kramnik lagi-lagi menyabet juara setelah menyungkurkan juara dunia catur versi FIDE, Veselin Topalov. Kemenangan atas Topalov itu pula yang membuat Kramnik menjadi pecatur pertama yang berhasil menyatukan kembali gelar juara dunia catur.

Di DVD itu, Vladimir Kramnik kembali menengok ulang perjalanan karirnya. Sejak dia masih duduk sebagai siswa kelas rendah sampai ke Kejuaraan Catur Dunia tahun 2006. Dibumbui dengan humor, ia menuturkan perasaan hatinya saat ia menjadi bagian Tim Catur Rusia yang berhasil menyabet medali emas.

Di video itu pula Kramnik dengan jujur merasa seperti menjadi seorang Herkules. Terutama saat ia mengalahkan pelatih sekaligus guru caturnya, Garry Kasparov…

In Chess We Trust

11
Okt
08

Vladimir Kramnik

Vladimir Borisovich Kramnik (Владимир Борисович Крамник; lahir 25 Juni 1975 di Tuapse) adalah seorang pemain catur dari Rusia. Pada bulan Oktober 2000 ia mengalahkan Garry Kasparov dalam sebuah pertandingan 16 babak di London. Pada 13 Oktober 2006, Kramnik mengalahkan Veselin Topalov dalam Kejuaraan Dunia Catur FIDE dan menjadi juara dunia mutlak pertama dalam 13 tahun.

Kemenangan turnamen

  • 1990 Russian Championship, Kuibyshev (classical) I
  • 1991 World Championship (U18), Guarapuav (classical) I
  • 1992 Chalkidiki (classical) 7,5/11 I
  • 1993 Belgrade (classical) 6/9 II
  • 1993 Interzonal Tournament, Biel (classical) 8,5/13 II
  • 1994 Overall result PCA Intel Grand Prix’94 I
  • 1995 Dortmund (classical) 7/9 I
  • 1995 Horgen (classical) 7/10 I-II
  • 1995 Belgrade (classical) 8/11 I-II
  • 1996 Monaco 16/22 I
  • 1996 Dos Hermanas (classical) 6/9 I-II
  • 1996 Dortmund (classical) 7/9 I-II
  • 1997 Dos Hermanas (classical) 6/9 I-II
  • 1997 Dortmund (classical) 6,5/9 I
  • 1997 Tilburg (classical) 8/11 I-III
  • 1998 Wijk aan Zee (classical) 8,5/13 I-II
  • 1998 Dortmund (classical) 6/9 I-III
  • Lanjutkan membaca ‘Vladimir Kramnik’