Posts Tagged ‘teori catur

27
Agu
08

Kasparov bermain Shogi

Siapa yg tidak kenal dengan Garry Kasparov? mantan juara dunia catur sejak tahun 1985 – 2000 ini diam diam telah mempelajari permainan Shogi (catur jepang). Kejadian ini bermula saat wartawan asal jepang bernama Eiichiri Ishiyama berkunjung di kediaman Garry Kasparov untuk mewancarainya. Topik utama dari wawancara itu adalah sekitar ‘apakah kecerdasan buatan bisa melebihi manusia’.Tepat sebelum wawancara hampir usai, Ishiyama menyiapkan sebuah papan Shogi yang telah di persiapkannya sejak di jepang. Garry Kasparov sendiri telah mengetahui sedikit tentang aturan pemainan Shogi ini, namun ia tidak tahu persis cara bermainnya.

Ishiyama pun mengajari Kasparov tentang gerakan dan beberapa aturan mainnya, lalu Kasparov dan Ishiyama mulai bermain. Kasparov pun berangsur-angsur memberikan keseriusan mengenai Shogi dan ingin melanjutkan permainan menurut aturan sampai selesai, walaupun ibunya beberapa kali memprotes bahwa waktu wawancara yg sudah di sepakati telah usai.

Permainan pun di menangkan oleh Ishiyama, Kasparov berkata ‘Shogi adalah permainan yang unik, aku harus mempelajarinya secara menyeluruh dan aku berniat ke jepang untuk mempelajarinya’ ucap Kasparov.

23
Agu
08

Runner up di tingkat RW

Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI yang ke 63, beberapa minggu yg lalu pertandingan catur antar RW diadakan di dekat rumah saya, saya kembali terpilih mewakili RW saya setelah 5 tahun yg lalu gugur di awal pertandingan 😀 . Sistem pertandingannya nya Knock Out (gugur) dan saya pun melaju mulus ke final. Di pertandingan final ini saya melawan Bapak yg sudah tua, kira-kira umurnya 50 thn keatas dan memiliki teori catur yg sangat minim sekali (bukan berarti teori catur saya udah maximal! 😀 ). Mengetahui kekurangan yg di miliki oleh lawan saya, rasa memandang remeh lawan pun akhirnya mucul di benak saya.

Di babak pertama, pak tua itu berhasil memaksa saya bermain remis di mana di game itu saya unggul 1 bidak dengan permainan akhir benteng. Begitupun juga pada babak ke 2 pak tua itu kembali memaksa remis dimana saya kembali unggul 1 bidak dengan permainan akhir sepasang gajah belang.

Nah, di babak ke 3 saya akhirnya kalah 😀 berikut preview nya… Lanjutkan membaca ‘Runner up di tingkat RW’